image

Whistle Blowing System

Социальная ответственность компании

TENTANG WBS HK

Secara umum Whistle Blowing System (WBS) memiliki fungsi dan mengatur tata cara penerimaan pengaduan yang dilakukan secara sukarela dari Karyawan PT. Hutama Karya (Persero) atau “HK”, perorangan atau organisasi di luar HK atas pelanggaran pelanggaran prosedur; kecurangan yang merugikan perusahaan atau memperkaya diri sendiri atau orang lain; pelanggaran hukum; etika serta misconduct yang dilakukan oleh Pejabat/Karyawan HK dalam menjalankan aktivitas Perusahaan.

WBS juga berfungsi sebagai sarana bagi Pejabat/Karyawan HK untuk berkonsultasi dalam rangka menilai apakah yang dilakukan telah sesuai dan tidak melanggar Undang-Undang dan Aturan serta ketentuan atau prosedur yang berlaku di Perusahaan.

HK mempunyai komitmen yang tinggi untuk senantiasa menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap aktivitas bisnisnya, baik di lingkungan internal perseroan maupun saat berhubungan dengan para steakholders dengan mengacu pada prinsip-prinsip GCG yang dianut oleh perseroan meliputi: Tranparansi, Akuntabilitas, Pertanggung-Jawaban, Integritas dan Keadilan.

Laporan yang telah didukung dengan bukti yang telah memenuhi unsur-unsur layaknya suatu laporan akan ditindaklanjuti untuk dilakukan investigasi lebih mendalam untuk menetapkan apakah suatu laporan terbukti atau tidak. Perusahaan menjamin kerahasiaan identitas serta memberikan perlindungan kepada pelapor.

Jika berdasarkan hasil-hasil investigasi yang dilaporkan oleh tim WBS menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Pejabat/Karyawan HK, maka tim WBS segera mengusulkan agar Perusahaan segera mengambil tindakan dasar pelanggaran yang dilakukan sebagai berikut :

  1. Memperbaiki prosedur atau membuat kebijakan untuk menghindari terulangnya kesalahan tersebut dimasa yang akan datang.
  2. Menjatuhkan sanksi (penalty) terhadap terlapor sesuai dengan aturan Perusahaan atau ketentuan Undang-Undang yang berlaku.
  3. Melaporkan pada Aparat Penegak Hukum.

Melalui WBS diharapkan tindak pelanggaran di setiap unit kerja dapat terdeteksi, sekaligus menimbulkan persepsi bahwa apabila melakukan kecurangan akan ditindaklanjuti, dan bila terbukti, akan dijatuhkan sanksi. Hal ini pada gilirannya dapat mencegah terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh Pejabat/Karyawan HK. Pada akhinya, aplikasi WBS ditujukan untuk mewujudkan Perusahaan yang berkinerja tinggi, taat hukum, bersih dan beretika.